- Fitur utama
- Kurangnya penggunaan logika konkret
- Penggunaan simbol
- Egosentrisme
- Centering
- Animisme
- Tidak dapat diubah
- Referensi
The fase praoperasional Piaget adalah salah satu dari empat tahap perkembangan kognitif yang dialami oleh anak-anak sejak lahir sampai mereka mencapai kematangan penuh otaknya. Menjadi yang kedua dari empat, tahap ini muncul pada usia kira-kira 2 tahun dan meluas kurang lebih sampai 7 tahun.
Awal dari tahap praoperasional Piaget terjadi dengan penguasaan pidato. Anak-anak mulai memahami simbol dan mempraktikkan permainan simbolik, namun belum mampu memahami dan menerapkan logika konkret. Mempelajari empat tahap perkembangan kognitif membantu psikolog lebih memahami tentang pematangan otak manusia.
Selain itu, penelitian ini memungkinkan psikolog untuk lebih memahami fase yang dilalui anak-anak dalam perjalanan mereka menjadi dewasa. Hal ini memungkinkan untuk menghasilkan kondisi yang paling optimal untuk mendorong pembangunan yang penuh kesejahteraan.
Fitur utama
Meskipun penguasaan bahasa lisan adalah karakteristik paling mencolok dari anak-anak yang berada dalam tahap perkembangan kognitif ini, ini bukan satu-satunya. Beberapa yang paling terkenal adalah sebagai berikut:
- Kurangnya pemahaman tentang logika konkrit.
- Meningkatkan penggunaan simbol, terutama di dalam game.
- Ketidakmampuan untuk memahami sudut pandang orang lain (egois).
- Pemusatan, atau kesulitan fokus pada lebih dari satu aspek situasi pada saat yang bersamaan.
- Animisme, atau keyakinan bahwa semua benda hidup atau memiliki tujuan.
- Tidak dapat diubah.
Kurangnya penggunaan logika konkret
Penggunaan logika pertama kali muncul pada perkembangan kognitif tahap ketiga, sehingga anak-anak pada tahap praoperasional masih belum dapat menggunakannya.
Artinya, seorang anak pada tahap ini tidak akan bisa menggunakan deduksi untuk menarik kesimpulan. Salah satu eksperimen di mana karakteristik ini dapat dilihat dengan baik adalah pada eksperimen kekekalan massa.
Dalam percobaan ini, beberapa anak usia 2 sampai 7 tahun diperlihatkan sebuah bola tanah liat. Setelah meminta mereka untuk melihat ukurannya, peneliti menghancurkannya dengan tangannya, memberikan bentuk yang memanjang. Anak-anak ditanya kapan ada lebih banyak adonan bermain, di bola atau di "churro".
Tanpa kecuali, semua anak pada tahap pra operasi menjawab bahwa ada lebih banyak tanah liat di churro, karena memakan lebih banyak tempat. Eksperimen ini adalah salah satu dari sekian banyak yang dilakukan untuk menunjukkan kurangnya logika pada anak-anak pada tahap ini.
Penggunaan simbol
Simbol adalah objek, kata, atau tindakan yang digunakan untuk merepresentasikan konsep lain. Contoh paling jelas dari simbol yang digunakan selama tahap praoperasional adalah bahasa, yang tidak lebih dari sekumpulan suara yang digunakan untuk merujuk pada elemen dunia lainnya.
Namun, anak-anak pada tahap ini juga menggunakan simbol saat bermain. Pada usia inilah anak-anak akan menggunakan kotak karton yang mengatakan bahwa itu adalah pesawat luar angkasa, atau mereka akan berpura-pura menjadi pahlawan super atau ksatria.
Penggunaan simbol memungkinkan mereka untuk secara intuitif memahami lingkungannya; dengan demikian, pada tahap ini, ingatan dan penjelasan pertama tentang dunia juga muncul untuk pertama kalinya.
Egosentrisme
Salah satu karakteristik yang paling menarik dari tahap praoperasional Piaget adalah bahwa anak-anak di dalamnya tidak dapat membedakan antara pikiran dan emosi mereka sendiri dan orang lain.
Misalnya, seorang anak yang berada pada tahap ini dan yang makanan favoritnya adalah pizza akan percaya bahwa itu juga makanan favorit semua orang. Karena karakteristik ini, anak-anak antara usia 2 dan 7 tahun menjadi sangat egois, karena mereka tidak memahami bahwa kebutuhan mereka dapat mengganggu kebutuhan orang lain.
Di sisi lain, mereka tidak mampu menempatkan diri pada posisi orang lain, jadi jika mereka mengetahui sesuatu, mereka akan berpikir bahwa semua orang juga mengetahuinya. Ciri ini telah dibuktikan oleh berbagai eksperimen klasik dalam psikologi, yang paling terkenal adalah eksperimen tiga gunung.
Dalam percobaan ini, anak ditempatkan di depan meja dengan tiga gunung, dan dia ditanyai apa yang orang lain lihat bergerak pada sudut yang berbeda. Anak akan selalu merespon dengan memperhatikan pandangan yang dimilikinya, tanpa memperhitungkan orang lain.
Centering
Karena otak mereka masih berkembang, anak-anak pra operasi tidak dapat fokus pada beberapa aspek tugas yang sama pada waktu yang bersamaan. Sebaliknya, mereka hanya perlu melihat satu bagian dari apa yang mereka lakukan pada satu waktu.
Karakteristik ini semakin terasa dalam situasi sosial seperti bermain game. Dalam jenis tugas ini dapat dilihat bahwa anak-anak hanya dapat memikirkan satu ide pada satu waktu, dengan cepat berpindah di antara mereka tetapi tanpa dapat mengingat beberapa ide dalam pikiran mereka pada saat yang bersamaan.
Animisme
Ciri khas lain dari tahap praoperasional Piaget adalah animisme, atau keyakinan bahwa semua objek inert hidup atau memenuhi fungsi tertentu.
Akan tetapi, tidak seperti karakteristik tahap ini lainnya, animisme berubah selama bertahun-tahun berlangsung dan meluas hingga tahap-tahap berikutnya.
- Sampai usia 4 atau 5 tahun, anak menganggap bahwa hampir semua benda dan benda hidup dan mempunyai tujuan tertentu.
- Sampai usia 7 tahun, kurang lebih, anak-anak percaya bahwa yang hidup hanya benda bergerak.
- Pada tahap selanjutnya dan sampai usia 9 tahun, anak percaya bahwa hanya jika suatu benda bergerak secara spontan maka benda itu hidup.
- Akhirnya, pada tahap terakhir perkembangan (antara usia 9 dan 12 tahun), anak menyadari bahwa hanya hewan dan tumbuhan yang memiliki kehidupan.
Tidak dapat diubah
Irreversibility adalah ketidakmampuan untuk menemukan titik awal awal dari suatu situasi dengan melihat hasil akhirnya. Anak-anak tidak mengembangkan kemampuan berpikir yang dapat dibalik sampai tahap perkembangan kognitif selanjutnya.
Contoh tugas yang melibatkan kebalikan dari pemikiran adalah memberi seorang anak sebuah angka (misalnya, 13) dan memintanya untuk menemukan dua angka yang menjumlahkan hasil tersebut. Menurut Piaget, anak-anak pada tahap pra operasi tidak akan bisa melakukan tugas ini.
Referensi
- "Tahap Praoperasional Perkembangan Kognitif" di: Pikiran Sangat Baik. Diperoleh pada: 19 Februari 2018 dari Very Well Mind: verywellmind.com.
- "Tahap Praoperasional" di: Cukup Psikologi. Diperoleh pada: 19 Februari 2018 dari Simply Psychology: simplypsichology.com.
- "Tahapan Perkembangan Kognitif Piaget" di: Web MD. Diperoleh pada: 19 Februari 2018 dari Web MD: webmd.com.
- "Psikologi Klasik: Tahapan Perkembangan Kognitif Piaget" dalam: Psikologi dalam Tindakan. Diperoleh pada: 19 Februari 2018 dari Psychology in Action: psychologyinaction.org.
- "Teori Perkembangan Kognitif Piaget" di: Wikipedia. Diperoleh pada: 19 Februari 2018 dari Wikipedia: en.wikipedia.org.