- Ilmu Pengetahuan Utama yang Terkait dengan Fisika
- Matematika
- Kimia
- biologi
- Astrofisika dan astronomi
- geologi
- Referensi
Ada banyak ilmu yang terkait dengan fisika yang memungkinkan analisis komprehensif dari setiap fenomena, baik melalui kimia, astronomi, astrofisika, geologi, matematika, dan lain-lain.
Fisika adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan sifat energi dan materi melalui ruang dan waktu. Selain itu, ini bertugas memodelkan interaksi antara keempat variabel ini.

Ia dianggap sebagai ilmu fisika yang paling mendasar dan inklusif, karena ia memainkan peran dasar dalam semua fenomena di alam semesta.
Tujuan utama fisika adalah untuk memahami kejadian dari setiap peristiwa, tetapi penting untuk ditekankan bahwa ini bukanlah ilmu yang terisolasi.
Ilmu Pengetahuan Utama yang Terkait dengan Fisika
Matematika
Hubungan matematika dan fisika sangat penting untuk mendemonstrasikan teori fisika. Misalnya, untuk mengajukan teori relativitasnya, Albert Einstein harus mengembangkan bagian matematika yang membuktikan gagasannya.
Kimia
Teori unsur kimia diringkas dalam tabel periodik Dmitri Mendeleev, yang menguraikan sebagian besar karakteristik dan hubungan antara berbagai unsur.
Karya Mendelevev didukung oleh mekanika kuantum, sehingga kimia teori didasarkan pada aplikasi fisik.
Mekanika kuantum juga memainkan peran mendasar untuk memahami kimia organik dan pembentukan zat biologis baru.
Hubungan intim ini memunculkan ilmu berikutnya yang berhubungan dengan fisika: biologi.
biologi
Biologi membantu fisika dalam penemuan kekekalan energi, yang ditunjukkan oleh Julius Von Mayer, yang mempresentasikan memoar yang didedikasikan untuk efek listrik dan biologis dalam karyanya yang luar biasa "The Organic Movement" (1846).
Jika proses biologis hewan hidup diamati dengan cermat, adalah mungkin untuk menghargai segudang fenomena fisik: sirkulasi darah, reaksi sistem saraf, keterampilan motorik, fotosintesis, dll.
Setiap struktur terdiri dari atom, dan dengan cara ini, setiap fenomena biologis juga dapat dipahami dari fisika.
Astrofisika dan astronomi
Kedua ilmu tersebut berasal dari penerapan teori dan metode fisika klasik dalam studi tentang struktur bintang, asal mula Tata Surya, dan masalah terkait dalam kosmologi.
Karena ilmu astrofisika sangat luas, ahli astrofisika sering menerapkan banyak disiplin ilmu fisika dalam analisis ilmu ini, seperti: mekanika (klasik, statistik dan kuantum), relativitas, elektromagnetisme, termodinamika, fisika nuklir dan partikel dan fisika atom dan molekuler.
geologi
Geologi adalah ilmu yang mempelajari komposisi bumi, dan segala sesuatu yang terkandung di dalamnya, termasuk analisis perilaku batuan, pergerakan lempeng tektonik, eksplorasi mineral, arus laut, meteorologi, dan cabang lainnya. Dalam setiap fenomena di atas, kinerja fisika dapat diapresiasi.
Mengingat luasnya bidang penerapan fisika, dan keterkaitannya yang erat dengan ilmu-ilmu lain, tanpa diragukan lagi, ilmu yang mengagumkan ini hadir dalam setiap peristiwa yang terjadi di sekitar kita.
Referensi
- Cromer, A, (1996). Fisika untuk ilmu kehidupan. Barcelona, Spanyol. Editorial Reverté, SA
- Gottlieb, M, (2013). Hubungan Fisika dengan Ilmu Lain. California, AS. Institut Teknologi California. Diperoleh dari: feynmanlectures.caltech.edu
- Wikipedia, ensiklopedia gratis (2017). Cabang ilmu, Diperoleh dari: en.wikipedia.org
- Wikipedia, Ensiklopedia Gratis (2017). Ilmu Fisika, Mexico DF, Meksiko. Diperoleh dari: es.wikipedia.org
- Wikipedia, ensiklopedia gratis (2017). Fisika, Diperoleh dari: en.wikipedia.org.
