- Penjelasan singkat tentang karakteristik pesawat Cartesian
- Bidang Cartesian memiliki ekstensi dan ortogonalitas tak terbatas pada sumbu
- Bidang Kartesius membagi area dua dimensi menjadi empat kuadran
- Lokasi pada bidang koordinat digambarkan sebagai pasangan berurutan
- Pasangan pesawat Cartesian yang dipesan adalah unik
- Sistem koordinat Cartesian merepresentasikan hubungan matematis
- Referensi
Bidang Kartesius, atau sistem koordinat Kartesius , adalah bidang dua dimensi (datar sempurna) yang berisi sistem di mana titik-titik dapat diidentifikasi dengan posisinya menggunakan pasangan angka yang berurutan.
Sepasang angka ini merepresentasikan jarak titik-titik ke sepasang sumbu tegak lurus. Sumbu tersebut disebut sumbu x (sumbu horizontal atau absis) dan sumbu y (sumbu vertikal atau ordinat).
Dengan demikian, posisi suatu titik ditentukan oleh sepasang angka dalam bentuk (x, y). Jadi x adalah jarak dari titik ke sumbu x, sedangkan y adalah jarak dari titik ke sumbu y.
Pesawat-pesawat ini disebut Cartesian, turunan dari Cartesius, nama Latin dari filsuf Prancis René Descartes (yang hidup antara akhir abad ke-16 dan paruh pertama abad ke-17). Filsuf inilah yang mengembangkan cetak biru untuk pertama kalinya.
Penjelasan singkat tentang karakteristik pesawat Cartesian
Bidang Cartesian memiliki ekstensi dan ortogonalitas tak terbatas pada sumbu
Baik sumbu x dan sumbu y memanjang tanpa batas melalui kedua ujungnya, dan saling berpotongan secara tegak lurus (pada sudut 90 derajat). Fitur ini disebut ortogonalitas.
Titik perpotongan kedua sumbu dikenal sebagai titik asal atau titik nol. Pada sumbu x, bagian di sebelah kanan asal adalah positif dan di sebelah kiri adalah negatif. Pada sumbu y, bagian di atas titik asal adalah positif dan di bawahnya adalah negatif.
Bidang Kartesius membagi area dua dimensi menjadi empat kuadran
Sistem koordinat membagi bidang menjadi empat wilayah yang disebut kuadran. Kuadran pertama memiliki bagian positif dari sumbu x dan sumbu y.
Untuk bagiannya, kuadran kedua memiliki bagian negatif dari sumbu x dan bagian positif dari sumbu y. Kuadran ketiga memiliki bagian negatif dari sumbu x dan bagian negatif dari sumbu y. Akhirnya, kuadran keempat memiliki bagian positif dari sumbu x dan bagian negatif dari sumbu y.
Lokasi pada bidang koordinat digambarkan sebagai pasangan berurutan
Pasangan terurut memberi tahu lokasi sebuah titik dengan menghubungkan lokasi titik di sepanjang sumbu x (nilai pertama dari pasangan terurut) dan sepanjang sumbu y (nilai kedua dari pasangan terurut).
Dalam pasangan terurut, seperti (x, y), nilai pertama disebut koordinat x dan nilai kedua disebut koordinat y. Koordinat x didaftarkan sebelum koordinat y.
Karena titik asal memiliki koordinat x 0 dan koordinat y 0, maka pasangan terurutnya ditulis (0,0).
Pasangan pesawat Cartesian yang dipesan adalah unik
Setiap titik pada bidang Kartesius dikaitkan dengan koordinat x unik dan koordinat y unik. Lokasi titik ini pada bidang Cartesian adalah final.
Original text
Setelah koordinat (x, y) untuk titik ditentukan, tidak ada yang lain dengan koordinat yang sama.
Sistem koordinat Cartesian merepresentasikan hubungan matematis
Bidang koordinat dapat digunakan untuk memplot titik dan garis grafik. Sistem ini memungkinkan untuk menggambarkan hubungan aljabar dalam arti visual.
Ini juga membantu membuat dan menafsirkan konsep aljabar. Sebagai aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari, pemosisian pada peta dan rencana kartografi dapat disebutkan.
Referensi
- Hatch, SA dan Hatch, L. (2006). GMAT Untuk Dummies. Indianapolis: John Wiley & Sons.
- Pentingnya. (s / f). Pentingnya Pesawat Cartesian. Diperoleh pada 10 Januari 2018, dari importa.org.
- Pérez Porto, J. dan Merino, M. (2012). Definisi Pesawat Cartesian. Diperoleh pada 10 Januari 2018, dari definicion.de.
- Ibañez Carrasco, P. dan García Torres, G. (2010). Matematika III. Mexico DF: Editor Pembelajaran Cengage.
- Institut Monterey. (s / f). Bidang Koordinat. Diperoleh pada 10 Januari 2018, dari montereyinstitute.org.