- Manifestasi budaya Yucatan
- 1- Musik
- 2- Tradisi dan adat istiadat
- 3- Seni
- 4- Agama dan keyakinan
- 5- Gastronomi
- Referensi
The budaya Yucatán dapat dilihat diwakili dalam teater, galeri seni, perpustakaan dan museum. Yang paling penting adalah galeri seni kontemporer bernama Museo de Arte Contemporáneo Ateneo de Yucatán (MACAY).
Yucatán memiliki daya tarik budaya yang luar biasa yang telah disorot berkat upaya pemerintah dan kerja sama di antara penduduknya untuk membantu melestarikan zona arkeologi dan kota kolonial.

Selain itu, Yucatecans telah bertanggung jawab untuk menonjolkan gaya musik mereka di tingkat regional dan nasional. Misalnya, jarana adalah salah satu tarian daerah yang terkadang mengiringi mereka.
Perpaduan antara pengaruh Hispanik dan asal usul pribumi telah mencirikan representasi budaya ini selama beberapa abad.
Anda mungkin juga tertarik dengan tradisi khas Yucatan atau budayanya.
Manifestasi budaya Yucatan
1- Musik
Musik Yucatán dikenal sebagai Yucatecan trova. Ini mencapai popularitas besar pada awal abad ke-20.
Pada trova Yucatecan, campuran ritmenya menonjol, di antaranya adalah bambuco, bolero, jarana, clave, joropo, waltz dan lain-lain.
2- Tradisi dan adat istiadat
Dalam tradisi Yucatecan kita menemukan perayaan kematian, di mana yang hidup memberi penghormatan kepada orang yang dicintai yang telah meninggal.
Tradisi ini dikenal sebagai Hanaal Pixán, yang berarti "makanan jiwa".
Semacam altar ditempatkan yang memuat foto almarhum dan hidangan Yucatecan (terutama ayam mucbil), disertai dengan lilin dan bunga.
Perayaan ini berlangsung pada 1 dan 2 November, sebagai simbol cinta sejati untuk orang yang dicintai.
Yucatán juga memiliki praktik pemakaman yang merupakan bagian dari kebiasaan di wilayah tersebut. Namun, beberapa kebiasaan ini dipaksakan oleh Gereja kepada masyarakat adat.
Cha-chaac adalah upacara Maya yang telah dilakukan selama beberapa abad untuk meminta Chaac (dewa hujan) agar memungkinkan mereka mendapatkan panen yang baik untuk tahun-tahun mendatang.
Dalam festival daerah biasanya masyarakat menari jaranas dan melakukan lomba-lomba untuk menghibur diri.
Beberapa perayaannya adalah perayaan peternakan sapi perah, pesta tiga raja, pesta Santa Inés, karnaval, dan hari Dikandung Tanpa Noda.
3- Seni
Suku Yucatecan telah menjaga budaya Maya tetap hidup melalui keragaman artistik mereka. Mereka dikenal sejak zaman pra-Hispanik karena keterampilan dan keterampilan mereka dalam tembikar.
Sangat mudah untuk menemukan kain seni Maya buatan tangan, topeng besar, patung dan lukisan. Potongan-potongan ini hampir selalu dibuat untuk menghormati dan menghormati leluhur mereka.
4- Agama dan keyakinan
Sejak zaman pra-Columbus, kultus, agama, dan kepercayaan merupakan cerminan mitologi dalam pemikiran populer.
Itu adalah ruang komunikasi antara dewa dan manusia. Masih ada beberapa orang yang memuja kepercayaan politeistik ini.
Saat ini agama Katolik adalah agama utama di Yucatan. Namun, ada juga sebagian besar populasi yang beragama Protestan, seperti Baptis dan Presbiterian.
5- Gastronomi
Gastronomi Yucatecan didasarkan pada kombinasi aroma dan rasa dari berbagai bahan seperti jeruk nipis, jeruk, achiote, pisang, dan labu.
Di antara warisan kulinernya adalah hidangan berikut: papadzules, panuchos, kalkun dalam isian hitam, keju isi, poc-chuc, cochinita pibil, sup jeruk nipis, ayam pibil, dan ayam acar.
Referensi
- Jakemann, Baiklah. (1952). Kenangan Sejarah Gaspar Antonio Chi. Akun sumber awal dari Yucatan Kuno. Universitas Brigham Young. Utah.
- Jones, Grant. (1997). Antropologi dan Sejarah di Yucatan. Austin, Universitas Texas Press.
- Landa, Diego. (1978). Hubungan hal-hal Yucatan. Meksiko, Editorial Porrúa.
- López, Diego. (1957). Sejarah Yucatan. Meksiko DF
- Ramirez, Luis. (2002). Yucatan. Mexico. Universitas Otonomi Nasional Meksiko-Institut Penelitian Filologi-Pusat Studi Maya.
