- Perbedaan utama antara tesis dan tesis
- Perpanjangan
- Kompleksitas
- Relevansi dan kekokohan kesimpulan
- Keaslian
- Gelar akademis yang ingin dicapai
- Referensi
The perbedaan antara skripsi dan tesis terletak terutama di tingkat kompleksitas dan luasnya pekerjaan. Kedua teks tersebut merupakan laporan penelitian yang dibingkai dalam penulisan akademik.
Tesis adalah teks ekspositori-argumentatif yang bertujuan untuk menunjukkan keterampilan penelitian dalam bidang pengetahuan tertentu. Sebuah tesis hasil dari tinjauan bibliografi yang menyajikan pendekatan tertentu dari penulisnya.

Untuk bagiannya, tesis dapat bersifat teoritis atau eksperimental. Yang pertama adalah hasil metode selain metode empiris, dan harus menyajikan sintesis pemikiran berbagai penulis bersama dengan interpretasi yang komprehensif.
Sebaliknya, yang kedua hanyalah eksperimen. Ini harus mengikuti ketelitian metodologis dan dengan jelas menyatakan masalah, hipotesis dan hasil.
Perbedaan utama antara tesis dan tesis
Perpanjangan
Panjang tesis, atau laporan penelitian, biasanya kurang dari tesis. Secara umum, jumlah halaman (halaman) minimum dan maksimum ditetapkan untuk satu dan lainnya.
Misalnya, di bidang humaniora, skripsi bisa terdiri dari 50 sampai 150 halaman. Ini belum termasuk daftar referensi. Untuk bagiannya, tesis bisa sekitar 500 halaman.
Kompleksitas
Topik dan tujuan tesis lebih terbatas daripada tesis. Yang pertama seringkali memiliki kerangka teoritis yang kurang kuat untuk mendukung hipotesis mereka.
Tabel ini khusus dan terbatas, hanya melayani untuk mempelajari area tertentu. Oleh karena itu, kompleksitasnya jauh lebih sedikit.
Relevansi dan kekokohan kesimpulan
Secara umum kesimpulan merupakan rekapitulasi ide-ide yang dikembangkan sepanjang karya. Ini menunjukkan apakah hipotesis atau tujuan yang dinyatakan diuji. Mereka perlu menjadi konsekuensi logis dari perkembangan dan membentuk rangkaian yang lengkap dan berkelanjutan.
Namun, di antara perbedaan utama antara tesis dan tesis adalah kualitas kesimpulannya. Kedua teks akademis tersebut memiliki banyak karakteristik yang sama. Namun demikian, kesimpulan dari skripsi diharapkan lebih relevan dan solid.
Kekokohan dan relevansi ini berasal dari waktu yang digunakan untuk penelitian, ketelitiannya, dan ketuntasannya.
Keaslian
Dalam kasus tesis, penulis diharuskan untuk mengambil posisi atau untuk mencapai kesimpulan yang valid dan asli. Kesimpulan Anda harus membawa sesuatu yang baru ke dalam pengetahuan.
Untuk melakukan hal tersebut Anda harus menggunakan rangkaian ilmu, demonstrasi atau tes yang disesuaikan dengan metode ilmiah. Singkatnya, skripsi diharapkan menghadirkan perspektif yang berbeda, pendekatan orisinal, dan pengetahuan baru.
Sebaliknya, tujuan disertasi bukanlah untuk membawa pengetahuan baru ke dalam suatu disiplin ilmu. Juga tidak boleh berpura-pura memodifikasi pengetahuan yang ada. Namun, sejauh mungkin subjek harus diperlakukan dengan orisinalitas.
Gelar akademis yang ingin dicapai
Penulis setuju bahwa salah satu perbedaan utama antara tesis dan tesis adalah gelar akademik yang harus dicapai saat melaksanakannya.
Ada konsensus bahwa tesis ditulis oleh pelamar untuk gelar doktor, dan bahwa tesis ditulis untuk memenuhi syarat untuk gelar sarjana atau gelar teknis (sarjana).
Tapi, dalam kasus gelar master / master, pendapat berbeda. Bagaimanapun, itu semua tergantung pada persyaratan khusus dari masing-masing institusi.
Referensi
- Siqueira, C. (2017, 05 Oktober). Ketahui perbedaan antara tesis dan tesis. Diperoleh pada 12 Januari 2017, dari noticias.universia.net.mx.
- Methodos. (2016, 29 Januari). Apa itu tesis atau tesis? Diperoleh pada 12 Januari 2017, dari institutomethodos.com.
- Tena Suck, A. dan Rivas Torres, R. (1995). Manual penelitian dokumenter: persiapan tesis. Mexico DF: Plaza dan Valdés.
- Rivera Camino, J. (2014). Bagaimana menulis dan menerbitkan tesis doktor. Madrid. Editorial ESIC.
- Bizcarrondo Ibáñez, G. dan Urrutia Cárdenas, H. (2010). Menulis dan mengedit: panduan praktis untuk menulis dan mengedit teks. Bilbao: Universitas Deusto.
- Müller Delgado, MV (2000). Panduan penyusunan tesis dan konsultasi tata bahasa. San José: Universitas Editorial Kosta Rika.
- Fuentelsaz Gallego, C.; Icart Isern, MT dan Pulpón Segura, AM (2006). Persiapan dan presentasi proyek penelitian dan tesis. Barcelona: Edicions Universitat Barcelona.
- Moreno, CF; Marthe Z., N. dan Rebolledo S., LA (2010). Cara menulis teks akademis menurut standar internasional: APA, IEEE, MLA, Vancouver dan ICONTEC. Barranquilla: Edisi Uninorte.
